Benteng Keraton Kesultanan Buton (Negeri Khalifatul Khamis)
🎭 Budaya 📍 Baubau ★ 4.7 (1.7k)

Benteng Keraton Kesultanan Buton (Negeri Khalifatul Khamis)

Benteng Keraton Kesultanan Buton atau Negeri Khalifatul Khamis di Kota Baubau merupakan warisan sejarah dan arsitektur tradisional yang sangat terawat, terbukti dari rating wisatawan yang konsisten mencapai 4,7 dari ribuan ulasan. Anda dapat menjelajahi kompleks ini untuk menelusuri jejak kejayaan Kesultanan Buton, mengunjungi Masjid Agung yang masih aktif, serta berziarah ke makam Sultan pertama di tengah suasana edukatif dan sakral. Selain nilai historisnya yang kental, lokasi ini juga menawarkan panorama alam yang memukau serta akses yang mudah dengan fasilitas parkir gratis. Dengan jam operasional yang fleksibel hingga larut malam pada akhir pekan, destinasi ini menjadi pilihan ideal bagi Anda yang menginginkan pengalaman mendalam tentang kekayaan budaya dan sejarah Sulawesi Tenggara.

Berdiri megah di atas perbukitan Kota Baubau, Benteng Keraton Kesultanan Buton atau yang dikenal dengan Negeri Khalifatul Khamis merupakan salah satu warisan sejarah paling berharga di Sulawesi Tenggara. Kompleks benteng ini bukan sekadar tumpukan batu dan struktur pertahanan kuno, melainkan saksi bisu kejayaan Kesultanan Buton yang pernah menjadi pusat perdagangan dan keislaman di Nusantara. Dari ketinggian lokasi ini, Anda disuguhi panorama laut yang luas, permukiman warga yang asri, serta langit yang seolah menceritakan perjalanan panjang identitas tanah Buton. Kehadiran situs bersejarah ini terus menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin menapak tilas jejak peradaban masa lalu.

Mengapa Mengunjungi Tempat Ini

Tempat ini memperoleh rating 4,7 dari lebih dari 1.675 ulasan pengunjung, yang membuktikan konsistensi daya tariknya sebagai destinasi wisata sejarah. Keistimewaannya terletak pada pelestarian arsitektur tradisional yang masih utuh dan terawat dengan baik. Anda dapat merasakan atmosfer sakral dan edukatif yang langka di tengah perkembangan modern. Selain berfungsi sebagai benteng pertahanan, situs ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan kebudayaan. Nilai historisnya yang kental menjadikannya referensi wajib bagi para penikmat sejarah, peneliti, dan wisatawan yang menginginkan pengalaman mendalam tentang kekayaan budaya Sulawesi Tenggara.

Pengalaman yang Bisa Dinikmati

Saat menjelajahi area kompleks benteng, Anda akan menemukan berbagai bangunan bersejarah yang dilengkapi dengan papan informasi sejarah di setiap lokasinya. Anda dapat berjalan kaki menyusuri jalanan setapak yang menghubungkan berbagai titik penting, termasuk mengunjungi Masjid Agung yang masih aktif digunakan untuk ibadah. Di area sekitar masjid, terdapat makam Sultan Buton pertama yang sering dikunjungi untuk ziarah. Anda juga dapat menikmati pemandangan kota Baubau dari berbagai titik pandang yang strategis. Suasana yang tenang dan bersih memberikan kenyamanan maksimal untuk belajar dan merenung sambil menghirup udara pegunungan yang segar.

Jam Operasional

Benteng Keraton Kesultanan Buton buka setiap hari mulai pukul 04.00 WITA hingga 22.00 WITA pada hari Rabu hingga Selasa. Khusus pada hari Sabtu dan Minggu, fasilitas dibuka hingga pukul 01.00 WITA. Anda disarankan untuk memeriksa kembali jadwal terbaru sebelum berkunjung, terutama jika merencanakan kegiatan ziarah atau menghadiri acara adat yang sering diadakan di area ini.

Cara Menuju ke Lokasi

Alamat lengkap lokasi ini berada di Jl. Labuke, Melai, Kec. Murhum, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93713. Akses menuju situs sejarah ini sangat mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua karena kondisi jalan menuju lokasi sudah mulus dan terawat. Tersedia pula area parkir yang luas dengan fasilitas gratis, sehingga Anda tidak perlu khawatir mengenai biaya tambahan untuk penitipan kendaraan. Letaknya yang strategis di atas perbukitan memudahkan wisatawan untuk menemukan lokasi tanpa kesulitan navigasi.

Tips Praktis untuk Pengunjung

Untuk kenyamanan selama kunjungan, Anda disarankan membawa perlengkapan perlindungan matahari seperti topi dan kacamata hitam, mengingat kondisi cuaca di Baubau yang cenderung terik di siang hari. Gunakan alas kaki yang nyaman karena Anda akan banyak berjalan kaki di area yang cukup luas. Jika berencana melakukan ziarah ke makam sultan, siapkan biaya kontribusi sebesar Rp20.000 per orang sesuai ketentuan yang berlaku. Kunjungan pada hari libur atau saat perayaan ulang tahun kota akan memberikan pengalaman lebih hidup dengan kehadiran masyarakat yang mengenakan pakaian adat Buton. Hindari berkunjung sendirian di malam hari karena area kurang terawasi keamanan, serta tetap jaga ketertiban dan menghormati suasana sakral di sekitar masjid.

Ulasan Pengunjung

"Berdiri kokoh di atas perbukitan Kota Baubau, Benteng Keraton Buton bukan sekadar tumpukan batu tua. Di setiap sudutnya tersimpan cerita panjang tentang kejayaan, perjuangan, dan kebijaksanaan para leluhur. Menginjakkan kaki di Benteng Keraton Buton seperti berjalan di antara lembaran sejarah yang hidup."

— Laode Septer (5/5)

"Menuju ke lokasi bisa di akses baik mobil maupun motoran, jalannya mulus. Hampir ditiap lokasi udah ada petunjuk & keterangan sejarahnya. Di dalam area Benteng udah ada Mesjid & toilet, jadi kalau mau BAB atau BAK tinggal ke area Mesjid aja. Sudah terdapat juga penjual minuman & cemilan."

— Achmad Sudirman (4/5)

"Alhamdulillah bisa datang ke tempat bersejarah ini disela-sela waktu kapal yang transit hanya 1 jam. Saat kami datang pas ada acara ulang tahun kota jadi banyak orang-orang datang memakai pakaian adat Buton. Sayangnya waktu kami terbatas jadi tidak bisa terlalu mengeksplor lebih banyak."

— annis qonitah (5/5)

"Alhamdulillah... Bisa bermain dan jalan2 di seputar benteng Kraton Kesultanan Buton dan berkesempatan menunaikan ibadah sholat Jumat di masjid Agung. Sekaligus bisa ziarah di makam sultan Buton ke-1."

— Selamet Supriyadi (5/5)

"Pengalaman yang seru berkunjung ke tempat ini pertama kalinya datang kesini saat libur, tempatnya bersih, rapi, tersedia pula penjual makanan dan minuman, kerenn deh berkunjung kesini salah satu tempat yang wajib di datangi ketika berkunjung ke Bau-Bau."

— Rahmiyati (5/5)

Benteng Keraton Kesultanan Buton menawarkan perpaduan sempurna antara edukasi sejarah, ketenangan alam, dan kearifan lokal yang masih terjaga. Anda yang merencanakan perjalanan ke Baubau tidak boleh melewatkan kesempatan untuk menjejakkan kaki di Negeri Khalifatul Khamis ini. Dengan segala keistimewaannya, situs ini siap memberikan pengalaman mendalam yang akan selalu Anda kenang.

ℹ️ Info

Rating
4.7/5 (1.7k reviews)
📍
Alamat
GJG2+4W6, Jl. Labuke, Melai, Kec. Murhum, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93713, Indonesia